SAHABAT,
Maafkan aku
Oleh: kholifatur Ristiana
Sudah 5 menit aku menunggu kakak ku .
Entah apa yang sedang dilakukan kakak ku di toilet. Ringtone lagunya Last Cild
terdengar ditelingaku. Ternyata berasal dari HP milik kakak ku. Aku bingung apa
yang harus aku lakukan,sedang kakak ku tak juga muncul. Aku putuskan saja untuk
merespond panggilan itu barangkali panggilan itu dari mama karena kami saat
pergi belum sempat pamit.
Belum saja
aku meraih HP itu, ringtone sudah mati. Terlihat ada nama Rehan panggilan tak
terjawab.Sepertinya aku tidak asing dengan nama itu,setelah aku ingat-ingat
,ternyata Rehan adalah temanku tempo dulu,tepatnya saat aku masih duduk di
bangku SMP.
“ Mau
pesan apa mbak,,???” suara salah seorang waiters mengagetkanku.Hampir saja HP
ku melayang. Untung aku bisa menangkapnya kembali.
“Mbak-mbak
ngagetin orang saja”.
“ Maaf
mbak, mau pesan apa ??”
“Cappucino
dua,jangan lupa gak usah terlalu panas.”
“
Ya,tunggu sebentar mbak,,,,,.”
Waiters
itu pun berlalu meninggalkan ku.
Aku
kembali memainkan tombol-tombol HP Blackbery itu untuk mencari nomer Rehan.
“
yes,akhirnya ketemu juga.” Kataku dalam hati
Aku
mencatat nomer itu dan menaruh HP Blackbery milik kakak ku ditempat semula.
Kenapa
kakak belum muncul juga yaa,?? Pikirku
Jangan-jangan
kabur lagi.
Tak lama
kemudian tangan kakak ku mendarat di pundakku .Tentu saja membuatku kaget.
“ Kakak
kemana aja sich….udah hampir setengah jam nich aku nungguin kakak. Masa cuma ke
toilet aja lamanya minta ampun.” Gerutu ku pada kakak ku.
“ Tadinya
sich kakak mau ke toilet,tapi berhubung ada ibu-ibu yang kecopetan, jadinya
kakak ngejar pencuri itu.” Cerita kakak ku
“ yaudah
dech pulang yukk ,,aku boring nich disini”.
Kami pun
pergi meninggalkan café itu.
Tiba dirumah, aku merebahkan tubuhku
diatas ranjang di kamarku.Hari ini
begitu melelahkan bagiku. Tiba-tiba aku ingat akan nomer yang diam-diam aku
catat dari HP kakak ku.sontak aku langsung mengirim pesan ke nomer tersebut.
Terlihat
new message
Hay,,,,
By: olive
089875956025
Di
layar HP Nokia milik Rehan. Mengingat Rehan,aku jadi akan masa-masa waktu aku masih SMP,karena saat
itu aku deket banget sama Rehan .
“
liv,,,oliv,,.makan malam dulu tuch ,udah ditunggu mama sama papa dibawah”
panggil kakak ku
“
ya kak bentar ,,” sahut ku dari dalam kamar
Usai
makan malam,aku segera membuka buku fisika ku,karena besok aku ada ulangan
fisika .drett,,,drettt,,,HP ku bergetar.
New
message,,,,
Yaa,,ada
apa liv,,kok tumben malam-malam SMS.
Sender
Rehan
Rehan udah bales pesan aku,ternyata
selama ini ia masih menyimpan nomerku . Aku bales gimana yach,,???? Pikirku
sambil garuk-garuk kepala. aku putusin untuk ngehubungin dia aja karena aku dah
lama banget gak komunikasi sama dia.
Esoknya
,ulangan berjalan dengan lancar.
“alhamdulilah
aku bisa ngerjain semua soal-soalnnya.” Kataku dalam hati
“olive,,”
panggil Intan
“ya
,,ada apa????” sahutku
“Habis pulang sekolah anterin aku ketoko buku
yukk,,.”
“ emang mau cari
novel apa lagi sih,,,????.novelmu kan udah banyak “
Intan sahabatku dari kecil , kemana- mana kami selalu
bersama dan hampir tiap minggu aku disuruh nemenin dia ke toko buku tak lain
hanya untuk mencari novel – novel.
Teeee………tttt !!!!! bel berbunyi
Anak -anak SMK N 7 Semarang berhamburan keluar . Ada
yang mau ke kantin,perpus/hanya ingin
keluar untuk ngobrol-ngobrol bareng teman-teman.
Aku berjalan menuju perpus,untuk ngembaliin buku yang
kemarin aku pinjam. Saat nyampai pintu perpus,gak sengaja aku nabrak seorang
cowok.Aku kaget,karena cowok yang ada di depan ku sekarang tak lain adalah
sahabatku yang selama ini aku rindu-rindukan.
“Rehan,,?? lho kamu ko bisa ada disini,,,???”
“Ya,,,papa aku dapet tugas dikota Semarang,aku dan
keluargaku tinggal disini selama papa aku tugas dan aku disuruh sekolah disini.
Olive senang banget karena ia sama Rehan sekarang bisa
satu sekolahan lagi.
Minggu,,
Aku disuruh nemenin mama ku ke mall, aku nunggu mamaku
di “ Loly Restaurant” karena mama kalau udah shopping tu lamanya minta ampun.
Saat aku lagi meneguk secangkir cappuccino aku gak sengaja lihat Intan sama
Rehan jalan bareng,awalnya aku sempat gak percaya kalau itu benar-benar Intan
dan Rehan,tapi setelah aku ikutin mereka ternyata benar kalau yang aku lihat
sekarang adalah Intan dan Rehan. Aku kecewa banget sama Intan kenapa dia begitu
tega melakukan itu padaku. Ngelihat kejadian itu aku jadi pengen cepet-cepet
pulang dan ngaduin semua ke buku diary ku. Aku segera mencari mama ku, dan
mengajaknya untuk pulang.
Esoknya aku gak masuk sekolah , kakak aku diwisuda,
aku dan keluargaku aku menghadiri acara wisuda kakak aku di UNDIP. Kakak aku
senang banget,akhirnya sekarang ia sudah menyandang gelar sarjana.
“hai olive,,, ech,kenapa sich kamu kemarin gak masuk
,di SMS juga gak di bales.” Tanya Intan padaku .
Aku pura-pura gak mendengar suara Intan , dan terus
melangkahkan kaki ku menuju kelas ku.,Intan terus manggil-manggil namaku tapi
aku tak menghiraukannya. Sebenarnya aku gak tega ngecuekin dia seperti ini.
Tapi aku juga kesel sama sikapnya Intan yang tiba-tiba akrab banget sama
Rehan,apalagi saat mereka jalan bareng.
Di kelas, anak-anak
rame pada ngobrolin Intan dan Rehan. Sampai-sampai berita bahwa Intan
dan Rehan pacaran terdengar di
telingaku. Aku berusaha untuk meredam emosiku,karena aku tidak mau kalau
teman-teman ku tahu bahwa aku cemburu. Mendengar berita itu aku semakin kecewa
saja sama Intan.
Sudah seminggu aku gak bertutur sapa sama Intan.
Setiap kali dia nyapa atau bicara sama aku,aku tak menyahutnya. Sampai suatu
ketika aku mendapat sepucuk surat, tak lain adalah dari Intan. Membaca surat
itu gak terasa airmata telah membanjiri pipiku. Aku ingat masa-masa yang gak
bisa aku lupain bersama Intan dalam suka maupun duka. Tapi semuanya kini telah
berlalu. Aku membalas surat dari Intan dan menitipkannya kepada temanku yang
juga deket sama Intan. Dalam surat itu, aku curahin semua kekecewaanku terhadap
Intan. Lusa ,aku mendapat balasan dari
Intan, setelah aku baca surat dari Intan, ternyata selama ini yang aku pikirkan
salah,Rehan bukan pacar Intan melainkan
adalah saudara Intan. Gak terasa air mata telah mambanjiri pipiku. Aku merasa
bersalah banget sama Intan . selama ini aku lebih percaya omongan teman-temanku
dari pada sahabatku sendiri.
Pulang sekolah aku bergegas ke rumah Intan untuk
meminta maaf karena hari ini ia tidak masuk . Belum sempat ku melajukan motorku
,Rehan bilang sama aku,kalau aku dapat salam dari Intan dan dia minta maaf
padaku kalau selama ini ia tidak bisa menjadi sahabat yang terbaik buat aku dan
aku shock ketika Rehan bilang kalau kemarin Intah dan keluarganya pergi ke New
York . Aku menyesal banget ,karena aku belum sempat meminta maaf pada
sahabatku.
Selesai
9
bagussss.....
BalasHapuseleeeeeeekkkkkkkkkkkkkkkkkkk
BalasHapuskurng akh,
BalasHapusbgus jga critanya
BalasHapus